Umum

Honda coba bangkitkan kembali Freed

Kehadiran edisi terkini dari Toyota Sienta tampaknya membuat Honda tersentak dan pada Kamis (4/8/2016) jenama asal Jepang itupun merilis secara resmi gambar dan video YouTube dari multi-purpose vehicle (MPV) 7-penumpang andalannya, Freed.

Pada Februari lalu, dikutip Paultan.org, Presiden dan CEO Honda, Takahiro Hachigo, memang mengumumkan mereka akan mengeluarkan Freed edisi terbaru menjelang akhir tahun ini. Sang CEO ingin agar Freed menjadi contoh dalam upaya Honda untuk memperkuat produksi dan penjualan mobil di pasar-pasar penting.

Saat ini Freed dirakit di Jepang dan Indonesia serta sebagian besar dipasarkan di kedua negara tersebut.

Lama melenggang sendiri di kelasnya sejak diluncurkan di Indonesia pada 2009, kehadiran Sienta tentunya bisa menjadi ancaman serius bagi Freed.

Tampilan baru
Laman Indianautosblog (6/6) menuliskan bahwa tampilan paling mutakhir mengalami perubahan adalah bagian depan dan belakang mobil. Honda menyematkan Solid Wing Face yang jadi bahasa desain mereka. Tergambar di sana, penampakkan bumper yang lebih lebar, yang diapit lampu utama yang menyipit.

Bagian buritan pun tak lepas dari perubahan desain, terutama pada lampu rem yang terlihat seperti mengapit jendela belakang. Desainnya pun menjadi lebih sipit dengan sudut-sudut tajam.

Generasi terbaru Honda Freed ini dikatakan mengadopsi desain generasi kesepuluh Honda Civic, yang tergambar pada desain bagian depan dan belakang kendaraan.

Honda Freed generasi sebelumnya memiliki panjang 4.215 milimeter, sedangkan Freed versi anyar memiliki panjang 4.250 milimeter, lebih panjang 35 milimeter (3,5 cm).

Dipaparkan Autonetmagz, tak hanya lebih panjang dari generasi sebelumnya, namun mobil ini juga lebih panjang dari seri MPV yang ada di Indonesia, yakni Toyota Avanza (4.140 milimeter) dan Toyota Sienta (4.235 milimeter).

Spekulasi mesin terjawab
Pada awalnya banyak pengamat otomotif yang berspekulasi Freed generasi anyar ini akan mengadopsi mesin VTEC turbo 1.0 liter. Namun kabar terbaru menyebutkan kalau Honda baru akan mengaplikasikan jenis mesin itu paling cepat pada 2021.

Untuk versi terbaru Freed ini, Honda membenamkan mesin bensin 1,5 liter DOHC i-VTEC dan versi Hybrid yang menggunakan sistem baru i-DCD (Intelligent Dual Clutch Drive), menggantikan teknologi IMA (Integrated Motor Assist) pada generasi pertama.

i-DCD merupakan merupakan mesin hybrid Honda yang menggunakan transmisi dual clutch menggantikan CVT (continous variable transmission) yang selama ini digunakan. Honda juga akan menyediakan hybrid dengan varian 4WD serta mesin 1.500cc yang masih menggunakan CVT.

Walau ada dua versi mesin itu, laman Otodriver yakin di Indonesia Honda hanya akan menjual versi mesin 1.500cc.

Satu teknologi baru yang dipasang pada Freed teranyar adalah Honda Sensing, sebuah sensor yang akan menghentikan kendaraan secara otomatis saat radar pada mobil menangkap ada objek yang menghalangi laju mobil.

Angin segar HPM?
Kehadiran Freed generasi teranyar bisa menghembuskan angin segar bagi Honda Prospect Motor (HPM) yang tengah kesulitan melariskan mobil tersebut di Indonesia.

Walau, seperti dikabarkan Tempo.co, pada triwulan pertama penjualan Honda mengalami peningkatan hingga 31 persen, penjualan Freed justru mengalami penurunan. Berdasarkan data penjualan dari HPM, pada periodse Januari hingga April 2016 tercatat hanya 613 Freed yang laris di pasaran.

Padahal, menurut data Otomotifnet.com, ketika baru hadir pada 2009, Freed mampu mencapai angka penjualan hingga 18.000 unit sepanjang tahun itu.

Honda memasarkan Freed dengan dua varian di Indonesia, yakni Freed S –dibanderol Rp271 juta- OTR Jabodetabek- dan versi termewah, Freed E, berharga Rp293 juta.

About the author

ikhsanjauhari

Leave a Comment